Hatsumode: Tradisi Kunjungan ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

Bagikan artikel ini

Daftar isi

Hatsumode di Tsurugaoka Hachimangu

Daftar isi

Selain fukubukuro, tradisi unik lain yang selalu dinanti saat tahun baru di Jepang adalah hatsumode. Tradisi ini menjadi momen spesial bagi masyarakat Jepang untuk mengunjungi kuil atau shrine di awal tahun.

Kamu juga bisa merasakan langsung semarak perayaan ini dengan berkunjung ke Jepang di awal Januari. Apalagi, liburan bersama Private Tour dari Ayogogo membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan fleksibel.

Lalu, apa sebenarnya hatsumode dan mengapa tradisi ini begitu istimewa? Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Apa Itu Hatsumode?

Satu keluarga Jepang berdoa bersama di kuil

Hatsumode adalah tradisi kunjungan pertama ke kuil Buddha atau shrine yang dilakukan masyarakat Jepang di awal tahun.

Dikenal juga sebagai hatsumairi, tradisi ini menjadi simbol permulaan baru. Masyarakat datang untuk berdoa, bersyukur, sekaligus memanjatkan harapan baik untuk tahun yang akan dijalani.

Baca Juga: Cara Mudah dan Praktis Mengurus Visa Waiver Jepang

Tradisi ini umumnya berlangsung pada tanggal 1–3 Januari dan menjadi salah satu momen paling ramai di Jepang. Meski dipadati pengunjung, suasananya tetap terasa khidmat dan penuh makna.

Bagi yang tidak sempat datang di hari-hari awal, kunjungan ke kuil masih lazim dilakukan sepanjang bulan Januari.

Menariknya, tidak ada batasan jumlah kunjungan dalam tradisi ini. Masyarakat bebas mengunjungi satu atau beberapa kuil Buddha maupun Shinto. 

Setiap kunjungan dipercaya membawa doa dan berkah yang berbeda, tanpa aturan khusus mengenai tempat yang harus didatangi.

Sejarah Singkat Tradisi Hatsumode

Omamori, jimat yang umum dijual saat hatsumode

Tradisi Hatsumode mulai berkembang pada periode Edo (1603–1868), ketika masyarakat Jepang melakukan kunjungan ke kuil pada hari pertama tahun baru sebagai bentuk doa untuk keselamatan dan keberuntungan. 

Pada masa ini, kepercayaan Shinto dan Buddha memiliki peran kuat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang.

Sebelum dikenal dengan nama Hatsumode, tradisi ini disebut ehōmairi, yaitu kebiasaan mengunjungi kuil sesuai arah keberuntungan (ehō) yang diyakini berubah setiap tahun. Tradisi ini masih dilakukan hingga era Meiji (1868–1912), sebelum akhirnya istilah Hatsumode digunakan secara lebih luas.

Memasuki abad ke-20, terutama setelah perkembangan transportasi kereta api dan urbanisasi, masyarakat mulai mengunjungi kuil dan shrine terkenal di berbagai daerah, tidak hanya yang terdekat dari tempat tinggal. 

Sejak saat itu, kunjungan ke tempat suci di awal tahun menjadi tradisi massal yang dilakukan oleh jutaan orang setiap tahunnya.

Kuil dan Shrine yang Paling Ramai Dikunjungi

1. Meiji Jingu, Tokyo

Kuil Meiji di Tokyo

Meiji Jingu hampir selalu menempati peringkat teratas sebagai lokasi paling ramai saat awal tahun, dengan jumlah pengunjung mencapai jutaan orang hanya dalam beberapa hari pertama Januari. 

Salah satu keunikannya adalah jalur masuk yang melewati hutan buatan dengan lebih dari 100 ribu pohon, sehingga suasana terasa tenang meski berada di pusat Tokyo. Banyak orang datang ke sini untuk memohon kelancaran hidup dan keharmonisan.

2. Senso-ji, Asakusa

Senso-ji, Asakusa

Senso-ji dikenal sebagai kuil tertua di Tokyo dan menawarkan suasana tahun baru yang paling meriah. Area Kaminarimon hingga Nakamise Street dipenuhi pedagang makanan dan souvenir khas.

Di sini, menarik omikuji menjadi aktivitas favorit karena dipercaya mencerminkan peruntungan sepanjang tahun.

3. Fushimi Inari Taisha, Kyoto

Keunikan utama shrine ini terletak pada ribuan gerbang torii merah yang membentuk jalur panjang menuju Gunung Inari. Banyak pengunjung memilih datang pagi atau malam hari untuk menghindari keramaian.

Fushimi Inari juga dikenal sebagai tempat memohon keberhasilan usaha dan kelancaran bisnis.

4. Ise Jingu, PrefeIse Grand Shrinektur Mie

Ise Jingu memiliki posisi istimewa karena didedikasikan untuk Dewi Amaterasu, salah satu dewa terpenting dalam kepercayaan Shinto.

Shrine ini unik karena dibangun ulang setiap 20 tahun sekali, sebagai simbol pembaruan dan kesinambungan. Saat tahun baru, banyak peziarah datang dari berbagai daerah khusus untuk berdoa di tempat ini.

5. Tsurugaoka Hachimangu, Kamakura

Tsurugaoka Hachimangu

Shrine ini menjadi pusat perayaan tahun baru di Kamakura, terutama bagi masyarakat setempat. Jalur pendekatan yang lurus dan luas membuatnya mudah diakses oleh banyak pengunjung.

Selain berdoa, area sekitarnya sering menjadi tempat berkumpul keluarga untuk menikmati suasana awal tahun.

6. Sumiyoshi Taisha, Osaka

Jembatan Taikobashi di Sumiyoshi Taisha, Osaka

Sumiyoshi Taisha memiliki gaya arsitektur yang berbeda dari kebanyakan shrine di Jepang. Jembatan Taikobashi yang melengkung menjadi ikon sekaligus spot favorit pengunjung.

Banyak orang datang ke sini untuk memohon keselamatan perjalanan dan perlindungan sepanjang tahun.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan Wisatawan

1. Mengamati dan Mengikuti Prosesi Doa

Kamu bisa mengamati langsung bagaimana masyarakat Jepang menjalani prosesi doa dengan tertib dan penuh khidmat, mulai dari membungkuk, melempar koin persembahan, hingga menepuk tangan sebagai bentuk penghormatan. 

Banyak wisatawan memilih mengamati terlebih dahulu agar bisa mengikuti tata cara dengan benar.

Seorang wanita membersihkan diri di Temizuya saat hatsumode

2. Membersihkan Diri di Temizuya

Temizuya adalah tempat pembasuhan yang biasanya berada di pintu masuk kuil. Di sini, kamu bisa membersihkan tangan dan mulut menggunakan gayung kayu sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki area utama kuil.

Omikuji

3. Menarik Omikuji (Ramalan Keberuntungan)

Kamu bisa mencoba menarik omikuji yang berisi ramalan tentang keberuntungan, kesehatan, hubungan, hingga nasihat hidup yang cukup detail. 

Jika mendapatkan hasil kurang baik, ramalan tersebut biasanya diikatkan di tempat khusus sebagai simbol melepas hal-hal negatif.

Baca Juga: Mau ke Kamakura, Jepang? Intip Beragam Aktivitas Serunya di Sini!

4 Membeli Omamori sebagai Simbol Doa

Omamori memiliki makna yang spesifik, bahkan ada yang dikhususkan untuk keselamatan perjalanan, kesuksesan akademik, hingga keharmonisan hubungan. Menariknya, jimat ini biasanya diganti setiap tahun sebagai simbol awal yang baru.

Seorang wanita menuliskan harapan di papan kayu (ema)

5. Menuliskan Harapan di Papan Kayu (Ema)

Di papan ema, kamu bisa melihat beragam tulisan harapan, mulai dari yang sangat personal hingga yang sederhana. Bentuk papan kayu ini sering disesuaikan dengan simbol atau hewan zodiak tahun berjalan.

6. Menyaksikan Suasana Perayaan di Sekitar Kuil

Suasana di sekitar kuil terasa lebih hidup dengan dekorasi tahun baru dan alunan musik tradisional. Meski ramai, masyarakat tetap menjaga ketertiban, sehingga keramaian terasa nyaman untuk dinikmati.

7. Mencicipi Jajanan Khas Musim Dingin

Di sekitar kuil, kamu bisa menemukan berbagai makanan hangat khas tahun baru, seperti takoyaki, oden, taiyaki, hingga amazake, minuman fermentasi tradisional yang sering dinikmati saat cuaca dingin.

8. Berinteraksi Secara Sopan dengan Masyarakat Lokal

Momen ini juga jadi kesempatan buat kamu belajar etika berkunjung ke tempat ibadah, seperti mengantre dengan tertib, menjaga suara tetap pelan, dan menghormati pengunjung lain.

9. Mengabadikan Momen Budaya Jepang

Arsitektur kuil, dekorasi tahun baru, hingga pengunjung yang mengenakan kimono bisa jadi objek foto menarik. Pastikan kamu mematuhi aturan pengambilan gambar dan tidak mengganggu prosesi ibadah

Penutup

Hatsumode mencerminkan cara masyarakat Jepang memaknai awal tahun dengan doa, rasa syukur, dan harapan baru. Melalui tradisi ini, kamu bisa melihat bagaimana nilai spiritual dan budaya dijalani secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi wisatawan, perayaan ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Keramaian yang tertib, aktivitas khas tahun baru, serta nuansa khidmat di kuil dan shrine menjadikan momen ini layak untuk dirasakan secara langsung.

Agar perjalanan terasa lebih nyaman dan fleksibel, kamu bisa menjelajah Jepang bersama Ayogogo dalam Private Tour. Itinerary sesuai keinginanmu tanpa perlu repot mengatur detail perjalanan sendiri.

Yuk, nikmati keseruan tahun baru di Jepang bersama Ayogogo!

Kategori:
Menulis, meriset, dan menginspirasi. Words that work, stories that stick!

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jadi yang pertama dapat info promo dan update

Bagikan artikel ini

Langganan Buletin Kami

Dapatkan info terbaru & promo spesial langsung ke email kamu!

Email Subscription Form