Tahukah kamu kota Aswan di Mesir? Kota bersejarah ini terletak di tepi timur Sungai Nil dan menyuguhkan panorama yang menakjubkan.
Di sini, kamu bisa menjumpai beragam situs arkeologi langka dan unik, sekaligus menikmati perpaduan kekayaan alam serta budaya lokal yang seru untuk dieksplorasi.
Agar bisa menikmati wisata di Aswan dengan lebih leluasa, kamu tentu perlu menyiapkan visa turis Mesir terlebih dahulu. Tenang saja, Ayogogo siap membantu proses pengajuannya secara transparan dan profesional.
Lantas, apa saja tempat menarik yang seru untuk dijelajahi? Yuk, simak daftarnya di bawah ini.
1. Philae Temple

Philae Temple adalah kompleks candi kuno paling ikonik di Aswan yang terletak di Pulau Agilkia, di tengah Sungai Nil.
Pulau ini bukan lokasi aslinya. Pada 1960-an, candi Philae dipindahkan sebagai bagian dari proyek penyelamatan besar akibat pembangunan Bendungan Tinggi Aswan.
UNESCO memimpin proses pembongkaran dan pemindahan seluruh situs ke Pulau Agilkia agar tetap terlindungi dari genangan air.
Candi ini didedikasikan untuk Dewi Isis, simbol penyembuhan, perlindungan, dan sihir dalam kepercayaan Mesir Kuno.
Baca Juga: Liburan ke Kairo Mesir: 8 Destinasi Terbaik yang Wajib Masuk Bucket List
Bangunan yang terlihat saat ini sebagian besar dibangun pada era Ptolemaik hingga periode Romawi, sekitar abad ke-4 SM hingga abad ke-3 M. Di dalamnya terdapat pylon besar, aula berkolom, serta ruang suci yang dihiasi relief dan hieroglif yang masih terawat.
Untuk mencapai Philae Temple, kamu perlu menaiki perahu dari dermaga di area Aswan. Biasanya berangkat dari sekitar Philae Marina atau pelabuhan kecil di dekat bendungan lama.
2. Aswan High Dam

Salah satu tempat wisata di Aswan yang penting dalam sejarah modern Mesir adalah Aswan High Dam.
Bendungan raksasa ini dibangun pada periode 1960โ1970 dan menjadi proyek infrastruktur terbesar di Mesir pada masanya.
Dengan panjang sekitar 3.830 meter dan tinggi 111 meter, bendungan ini tidak hanya berfungsi mengendalikan banjir Sungai Nil dan menghasilkan listrik tenaga air, tetapi juga membentuk Danau Nasser, salah satu waduk buatan terbesar di dunia.
Kawasan bendungan menawarkan pemandangan yang luas dan tenang, cocok untuk kamu yang ingin melihat sisi modern Aswan sambil menikmati panorama alam yang berbeda dari situs bersejarah.
Di sini, kamu bisa berjalan-jalan di sepanjang area bendungan, mengagumi konstruksi raksasa, sekaligus mengabadikan momen dengan latar Danau Nasser yang memesona.
3. Elephantine Island (Elefantine)

Elephantine Island menyimpan jejak sejarah Mesir kuno sekaligus menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan area kota.
Dahulu, pulau ini menjadi pos perdagangan dan pos militer penting antara Mesir dan Nubia sejak zaman kuno.
Di sini, kamu bisa menjelajahi reruntuhan kuil kuno, nilometer, museum, sekaligus melihat pemukiman komunitas Nubia tradisional yang masih hidup hingga kini.
Desa-desa di pulau ini mempertahankan budaya dan kehidupan lokal yang autentik, sehingga setiap sudutnya terasa kaya sejarah dan budaya.
Elephantine Island dapat dicapai dengan perahu felucca atau feri dari tepi Sungai Nil di Aswan, perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 10โ15 menit.
4. Nubia Village

Nubia Village, destinasi wisata di Aswan yang penuh rumah berwarna cerah, menawarkan pengalaman menyelami budaya Nubia secara langsung.
Desa tradisional ini berada di Pulau Elefantine, di tengah Sungai Nil, dan menjadi pusat budaya sekaligus destinasi wisata yang populer.
Selain rumah-rumah berwarna-warni, desa ini dikelilingi kebun dan tanaman tropis yang menambah kesan asri. Kamu juga bisa menemukan Nabian Museum yang menampilkan artefak, sejarah, dan kehidupan masyarakat Nubia dari masa ke masa.ย
Di sini, pengunjung bisa menyaksikan musik dan tarian tradisional, berinteraksi dengan penduduk, serta melihat kehidupan sehari-hari mereka secara autentik.
Nubia Village juga cocok untuk berfoto dengan latar arsitektur warna-warni dan membeli souvenir lokal seperti kerajinan tangan, kain, dan perhiasan tradisional.
5. Unfinished Obelisk

Unfinished Obelisk adalah monumen unik yang memperlihatkan proses pembuatan obelisk pada zaman Mesir Kuno, kemungkinan diperintahkan oleh Ratu Hatshepsut.
Batu raksasa ini dibuat langsung dari batuan granit tempat ia berada, namun proyeknya tidak pernah diselesaikan karena para pekerja menemukan retakan besar yang membuat batu tersebut tidak stabil untuk diangkat dan dipindahkan.
Jika selesai, obelisk ini diperkirakan akan mencapai tinggi sekitar 42 meter dan beratnya lebih dari 1.000โ1.200 ton, menjadikannya yang terbesar dari semua obelisk Mesir klasik.
Karena tidak pernah dipindahkan, situs ini kini menjadi semacam museum terbuka yang memungkinkan pengunjung melihat teknik pemotongan batu kuno Mesir secara langsung, lengkap dengan jejak alat dan markah kerja yang masih terlihat hingga kini.
6. Aswan Souk

Aswan Souk merupakan tempat utama untuk merasakan kehidupan lokal Mesir Selatan sekaligus berburu oleh-oleh khas.ย
Pasar tradisional ini terletak hanya 5โ10 menit berjalan kaki dari pusat kota dan dekat tepi Sungai Nil, sehingga mudah diakses.
Kawasan ini dipenuhi deretan toko dan kios yang menjual berbagai barang, mulai dari rempah-rempah khas Mesir, kain warna-warni, kerajinan tangan, hingga souvenir unik seperti kurma, teh hibiscus, atau kain tradisional Nubia.
Saat berjalan di pasar, kamu juga bisa mencicipi makanan ringan lokal sambil mengamati aktivitas sehari-hari warga.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Terbaik di Alexandria Mesir yang Wajib Dikunjungi
Untuk pengalaman terbaik, jangan lupa menawar harga barang karena itu bagian dari tradisi berbelanja di souk.
Waktu terbaik untuk datang adalah pagi hari ketika suhu lebih sejuk dan cukup lengang.
Namun, sore hingga malam hari suasana pasar justru semakin ramai dan hidup, menghadirkan energi yang berbeda dan seru bagi setiap pengunjung.
7. Monastery of St. Simeon

Monastery of St. Simeon adalah biara kuno yang dibangun pada abad ke-7 M dan menjadi saksi sejarah kehidupan religius di Aswan.
Di sekitarnya, kamu bisa menjelajahi reruntuhan bangunan tua, tangga batu, ruang doa, serta area meditasi yang menghadirkan suasana tenang dan damai.
Struktur batu berwarna pasir dan arsitektur kuno yang masih tersisa menunjukkan teknik pembangunan pada masa itu.
Dari tepi biara, panorama Sungai Nil yang luas dan sekitar perbukitan gurun memberikan pemandangan yang menawan, terutama saat matahari terbenam.
Perjalanan menuju biara dari kota Aswan biasanya memakan waktu sekitar 30โ40 menit menggunakan perahu atau mobil, tergantung rute yang dipilih.
Biara ini juga sering menjadi tempat studi sejarah, fotografi, dan pengamatan arsitektur kuno bagi pengunjung yang tertarik pada warisan budaya Mesir.
8. Aswan Botanical Garden/ Kitchener Island

Salah satu tempat wisata di Aswan yang wajib dikunjungi adalah Kitchenerโs Island, sebuah pulau kecil berbentuk oval di Sungai Nil. Tempat ini terkenal dengan kebun botani asri dan menenangkan bernama Aswan Botanical Garden.
Pulau ini awalnya diberikan sebagai hadiah kepada Lord Horatio Kitchener, seorang pejabat militer Inggris, sebagai penghargaan atas jasanya pada akhir abad ke-19.
Ia kemudian mengubah pulau ini menjadi taman botani dengan koleksi tanaman eksotis dari seluruh dunia, bekerja sama dengan kementerian irigasi Mesir.
Di Aswan Botanical Gardens, terdapat ribuan tanaman dan pohon dari berbagai benua menghiasi setiap sudut, mulai dari palem, bambu, kaktus, hingga bunga berwarna-warni yang cantik.
Tata letaknya dibuat rapi dalam 27 petak berbentuk grid, sehingga pengunjung bisa dengan mudah berjalan-jalan dan menjelajahi seluruh kebun.
Untuk menuju ke sana, kamu bisa naik perahu dari tepi Sungai Nil, perjalanan biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 menit.
Kitchener Island sering dikunjungi untuk bersantai, piknik, atau sekadar mengamati burung sambil dikelilingi suasana hijau yang damai.
9. Abu Simbel Temple

Abu Simbel Temple adalah kompleks dua kuil raksasa yang dipahat langsung dari tebing batu di Mesir selatan, sekitar 230โฏkm barat daya dari Aswan.
Kuil ini dibangun pada masa pemerintahan Firaun Ramses II sekitar abad keโ13โฏSM, didedikasikan untuk dirinya sendiri serta dewi Hathor dan dewa Amun.
Yang membuat Abu Simbel menakjubkan adalah ukuran patung-patung kolosal di fasadnya dan detail arsitekturnya yang megah.
Kuil Besar menampilkan empat patung Ramses II setinggi sekitar 20 meter dan ruang dalam dengan relief yang menceritakan sejarah Mesir Kuno, sedangkan Kuil Kecil didedikasikan untuk Ratu Nefertari dan dewi Hathor, dengan patung-patung berdiri yang memukau.
Di sini, juga kerap berlangsung fenomena sinar matahari menembus ruang suci dan menerangi patung-patung tertentu setiap dua kali setahun, sekitar 22 Februari dan 22 Oktober.
Dari Aswan, kamu bisa naik bus atau ikut Private Tour Ayogogo, dengan perjalanan sekitar 3โ4 jam. Setibanya di sana, kamu bisa menjelajahi kedua kuil, mengagumi relief dinding, patung-patung raksasa, dan merasakan nuansa sejarah yang kuat.
10. Edfu Temple

Edfu Temple, atau Kuil Horus di Edfu, adalah salah satu kuil Mesir Kuno yang paling terawat dan megah, terletak sekitar 115โฏkm dari Aswan.
Kuil ini dibangun pada masa Dinasti Ptolemaik antara 237โ57โฏSM dan didedikasikan untuk dewa Horus, pelindung Mesir.
Yang membuat Edfu Temple menarik adalah ukurannya yang besar dan kondisi bangunannya yang hampir sempurna, termasuk relief dinding yang masih jelas menceritakan legenda Horus dan pertarungannya melawan Seth.
Pylon tinggi di pintu masuk, aula kolom yang luas, dan ruang suci yang menampilkan altar serta patung dewa Horus memberi pengalaman autentik merasakan kehidupan religius Mesir Kuno.
Penutup
Setelah menjelajahi berbagai destinasi wisata di Aswan, kamu akan merasakan sendiri perpaduan unik antara sejarah, alam, dan kehidupan lokal Mesir Selatan.
Setiap tempat menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari menatap patung raksasa Ramses II, berjalan santai di kebun botani, hingga mencicipi suasana ramai pasar tradisional.
Agar perjalananmu ke Aswan lebih nyaman dan tenang, pastikan dokumen perjalanan lengkap, termasuk visa turis Mesir.ย
Untuk membantu prosesnya lebih mudah, kamu bisa memanfaatkan layanan Ayogogo yang profesional dan transparan, sehingga fokusmu benar-benar bisa menikmati setiap momen di kota bersejarah ini.
Yuk, jelajahi Aswan dan kota-kota di Mesir lainnya bareng Ayogogo!