Selain membantu pengurusan visa Taiwan, Ayogogo juga siap mengantarkanmu menjelajah lebih jauh lewat layanan Private Tour.
Layanan ini memungkinkan kamu menikmati liburan sesuai destinasi impian dengan suasana yang lebih eksklusif dan nyaman.
Termasuk jika kamu ingin melipir sejenak ke kota Shifen, destinasi magis yang menawarkan nuansa jauh berbeda dari hiruk-pikuk Taipei.
Lantas, pesona apa saja yang menantimu di sana? Yuk, intip alasan mengapa Shifen wajib masuk dalam bucket list kamu berikut ini!
Lokasi dan Cara Menuju Kota Shifen dari Taipei

Kota Shifen merupakan sebuah kawasan unik yang berada di Distrik Pingxi, New Taipei City.
Berjarak sekitar 32–35 kilometer dari Taipei Main Station, destinasi ini menyuguhkan udara yang lebih sejuk dengan pemandangan hijau yang menyegarkan mata.
Baca Juga: Panduan Wisata Taipei: 10 Tempat Wajib Dikunjungi Saat Pertama Kali ke Taiwan
Untuk menuju ke kota Shifen, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
- Kendaraan Pribadi/Private Tour: Perjalanan melalui jalur darat biasanya memakan waktu sekitar 45–60 menit. Rutenya relatif efisien, sehingga menjadi pilihan praktis jika kamu ingin menghemat waktu dan tenaga sebelum menjelajah kawasan wisata.
- Transportasi Umum: Kamu dapat naik kereta TRA menuju Stasiun Ruifang terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan dengan kereta lokal jalur Pingxi menuju Stasiun Shifen. Total waktu perjalanan biasanya berkisar antara 1,5 hingga 2 jam, tergantung jadwal keberangkatan kereta.
Daya Tarik Wisata Kota Shifen yang Wajib Kamu Coba
1. Menerbangkan Lampion di Jalur Kereta Shifen

Salah satu daya tarik utama kota Shifen adalah jalur kereta tua yang membelah area pasar dan pertokoan.
Kereta api masih melintas di jalur tersebut, sehingga menciptakan pemandangan yang sangat khas dan berbeda dari kota wisata lainnya.
Di kawasan ini, wisatawan dapat mencoba aktivitas paling populer, yaitu menerbangkan sky lantern atau lampion harapan. Sebelum diterbangkan, pengunjung biasanya menuliskan doa, harapan, atau pesan di permukaan lampion.
Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan sekaligus menjadi simbol harapan yang dilepaskan ke langit.
Lampion yang terbang ke langit menciptakan pemandangan indah yang sering diabadikan wisatawan.
2. Menjelajah Shifen Old Street

Di Shifen Old Street, kereta api melintas tepat di tengah pasar. Saat sirine berbunyi, para wisatawan biasanya menepi sejenak untuk memberi jalan bagi kereta yang meluncur sangat dekat.
Kawasan ini dipenuhi toko-toko kecil, kedai makanan tradisional, serta penjual suvenir khas Taiwan. Suasananya terasa hangat dan ramai, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
Saat berada di kawasan ini, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Chicken Wing Rice Roll (sayap ayam isi nasi) yang sangat populer.
Selain itu, ada berbagai jajanan lokal yang sering diburu wisatawan, seperti sosis panggang khas Taiwan, mochi kacang, es serut dengan topping buah, serta teh susu yang menyegarkan.
Sambil menikmati jajanan, kamu juga bisa melihat kereta melintas tepat di depan mata. Pengalaman ini terasa unik, seru, dan jarang ditemukan di tempat lain.
3. Mengunjungi Air Terjun Shifen

Hanya berjarak sekitar 15–20 menit berjalan kaki dari area Shifen Old Street, kamu akan menemukan Shifen Waterfall, salah satu air terjun paling terkenal di Taiwan.
Air terjun ini sering dijuluki sebagai “Niagara of Taiwan” karena bentuknya yang lebar dengan aliran air yang cukup deras.
Dengan lebar sekitar 40 meter, debit air yang kuat sering menciptakan kabut halus yang kadang membentuk pelangi di sekitar air terjun.
Pemandangan di sekitarnya sangat asri dengan jalur pejalan kaki yang nyaman untuk wisatawan.
Banyak pengunjung datang ke tempat ini untuk menikmati suasana alam sekaligus berburu foto dengan latar air terjun yang megah.
4. Menyeberangi Jembatan Gantung Jingan

Tidak jauh dari Stasiun Shifen, terdapat Jembatan Gantung Jingan (Jingan Suspension Bridge) yang menjadi salah satu spot menarik di kawasan ini.
Jembatan berwarna biru putih ini membentang sepanjang sekitar 128 meter di atas Sungai Keelung.
Baca Juga: Mengenal Kaohsiung, Kota Modern Penuh Warna di Taiwan Selatan
Berjalan di atas jembatan memberikan sensasi tersendiri karena kamu bisa menikmati pemandangan desa Shifen dari ketinggian. Dari sini, terlihat aliran sungai yang tenang serta lanskap pegunungan hijau yang mengelilingi kawasan tersebut.
Tak heran jika Jembatan Gantung Jingan sering menjadi tempat favorit wisatawan untuk berjalan santai sekaligus berburu foto, terutama saat pagi atau sore hari.
5. Berburu Foto di Stasiun Kereta Shifen yang Ikonik

Stasiun Shifen merupakan salah satu pemberhentian paling terkenal di jalur kereta Pingxi Line.
Stasiun ini dibuka pada tahun 1929 dan awalnya digunakan untuk mendukung aktivitas pertambangan batu bara di kawasan Pingxi.
Hingga kini, bangunan stasiunnya masih mempertahankan nuansa klasik yang sederhana. Di sekitarnya juga terdapat deretan rumah kayu dan toko kecil dari era kolonial Jepang yang menambah kesan historis.
Perpaduan rel kereta tua, lampion yang beterbangan di kejauhan, serta latar pegunungan membuat area stasiun ini menjadi spot foto favorit wisatawan.
Jika beruntung, kamu juga bisa mengabadikan momen saat kereta lokal berwarna-warni memasuki stasiun.
Waktu Terbaik Mengunjungi Kota Shifen Taiwan

Menentukan waktu kunjungan yang tepat dapat membuat pengalaman berwisata di kota Shifen terasa lebih nyaman. Berikut beberapa waktu terbaik yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Berdasarkan Jam Kunjungan
Shifen merupakan destinasi yang cukup populer, sehingga kawasan ini biasanya ramai pada siang hari.
Jika ingin menikmati suasana yang lebih tenang, kamu bisa datang pada pagi hari sekitar pukul 09.00–11.00. Pada waktu ini, udara masih segar dan area wisata belum terlalu padat.
Sementara itu, menjelang senja juga menjadi waktu yang menarik untuk berkunjung.
Menerbangkan lampion saat langit mulai gelap akan menciptakan pemandangan yang lebih indah dibandingkan siang hari.
2. Berdasarkan Musim
Musim gugur, sekitar September hingga November, sering dianggap sebagai waktu terbaik untuk mengunjungi Shifen.
Cuaca di wilayah Taiwan Utara cenderung lebih sejuk dan stabil, sehingga nyaman untuk berjalan kaki menjelajahi kawasan wisata, termasuk menuju Shifen Waterfall.
Selain itu, musim semi pada bulan Maret hingga Mei juga menawarkan pemandangan pegunungan yang hijau dan segar.
3. Momen Spesial: Festival Lampion Pingxi
Jika berkunjung pada Februari atau Maret, kamu berkesempatan menyaksikan Festival Lampion Pingxi yang diadakan untuk merayakan Yuan Xiao, yaitu hari ke-15 bulan pertama dalam kalender lunar.
Pada momen ini, ribuan lampion dilepaskan bersama ke langit malam, menciptakan pemandangan indah yang menjadi salah satu atraksi budaya paling terkenal di Taiwan.
Festival ini juga biasanya dimeriahkan dengan pertunjukan budaya, tarian tradisional, serta pasar malam yang menjajakan berbagai kuliner khas Taiwan.
Penutup
Dengan suasana kota kecil yang unik, tradisi lampion yang ikonik, serta pemandangan alam yang menenangkan, kota Shifen menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari hiruk-pikuk Taipei.
Setiap sudutnya menghadirkan cerita, mulai dari rel kereta yang membelah pasar hingga langit yang dipenuhi lampion harapan.
Jika kamu ingin menjelajahi kota Shifen dengan lebih nyaman, layanan Private Tour dari Ayogogo bisa menjadi pilihan yang tepat.
Selain membantu proses pengurusan visa Taiwan, Ayogogo juga siap mengantarkanmu menikmati perjalanan yang lebih praktis, fleksibel, dan berkesan.
Jadi, sudah siap menambahkan kota Shifen ke dalam daftar destinasi impianmu? Yuk, liburan ke Taiwan bersama Ayogogo!