Ingin liburan ke Prancis dengan nuansa berbeda? Kamu bisa datang ke kota Nice yang berjarak sekitar 930 kilometer dari Paris.
Kota ini terletak di French Riviera atau Côte d’Azur, kawasan pesisir tenggara Prancis yang menghadap langsung ke Laut Mediterania.
Nice terkenal dengan pantainya yang indah, suasana kota yang elegan, serta berbagai bangunan bersejarah yang memikat wisatawan dari seluruh dunia.
Supaya perjalanan ke sana semakin seru dan nyaman, kamu bisa berangkat lewat Private Tour dari Ayogogo. Itinerary fleksibel dan lebih eksklusif tentunya.
Lantas, tempat wisata di Nice Prancis apa saja yang wajib dikunjungi? Simak selengkapnya di sini.
1. Promenade des Anglais

Promenade des Anglais adalah jalur pedestrian ikonik sepanjang sekitar 7 kilometer yang membentang di tepi Baie des Anges atau Teluk Malaikat.
Dibangun pada tahun 1824 oleh komunitas bangsawan Inggris yang sering berlibur ke Nice, kawasan ini kini menjadi salah satu landmark paling terkenal di kota tersebut.
Baca Juga: Cara Mudah dan Praktis Mengurus Visa Schengen Prancis
Di sini, kamu bisa berjalan santai, bersepeda, joging, atau sekadar menikmati pemandangan Laut Mediterania dari deretan Kursi Biru (Chaise Bleue) yang ikonik. Sepanjang jalur promenade, terdapat berbagai bangunan bersejarah dan hotel mewah, termasuk Hotel Le Negresco yang legendaris.
Agar mendapatkan pemandangan terbaik, datanglah pada pagi hari atau menjelang matahari terbenam saat suasana lebih nyaman dan panorama laut terlihat semakin memukau.
2. Old Town (Vieux Nice)

Jika ingin merasakan suasana Nice tempo dulu, Vieux Nice atau Kota Tua Nice adalah salah satu tempat wisata di Nice Prancis yang tidak boleh dilewatkan.
Berlokasi tidak jauh dari pantai, kawasan bersejarah ini dipenuhi jalan-jalan sempit, bangunan bergaya Barok, dan deretan rumah berwarna pastel yang mencerminkan pengaruh Italia.
Menyusuri setiap sudutnya terasa menyenangkan karena kamu akan menemukan berbagai butik lokal, kafe, restoran, hingga kedai yang menjual kuliner khas Nice, seperti socca, panekuk gurih berbahan tepung kacang arab, dan pissaladière, pai bawang khas Prancis yang kaya rasa.
Suasana Kota Tua ini juga terasa hidup dengan adanya musisi jalanan, seniman lokal, serta banyak spot foto estetik di setiap gang kecilnya.
3. Castle Hill (Colline du Château)

Terletak di ujung timur Kota Tua, Castle Hill menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati panorama kota Nice dan Teluk Malaikat dari ketinggian.
Meskipun benteng aslinya sudah hancur pada abad ke-18, kawasan ini kini berubah menjadi taman publik yang asri. Di dalamnya terdapat sisa reruntuhan bersejarah, bekas pemakaman tua, air terjun buatan, area hijau yang luas, serta beberapa titik pandang dengan pemandangan yang spektakuler.
Dari atas bukit, kamu bisa melihat lanskap Nice secara utuh mulai dari atap bangunan Kota Tua yang berwarna hangat, garis pantai yang melengkung indah, hingga pelabuhan dengan deretan kapal pesiar. Suasananya terasa kontras dengan area kota di bawah yang lebih ramai.
Untuk mencapai puncaknya, tersedia beberapa pilihan akses. Kamu bisa naik tangga bagi yang ingin sedikit tantangan, menggunakan lift gratis di sisi promenade, atau memilih kereta wisata kecil untuk perjalanan yang lebih santai.
4. Place Masséna

Place Masséna merupakan salah satu tempat wisata di Nice Prancis yang paling ikonik dan menjadi pusat aktivitas kota.
Alun-alun utama ini mudah dikenali dengan lantai bermotif papan catur hitam putih serta deretan bangunan neoklasik berwarna merah tua yang mengelilinginya.
Di bagian tengah terdapat Fontaine du Soleil dengan patung Apollo yang menjadi simbol kawasan ini. Air mancurnya sering menjadi titik kumpul wisatawan maupun warga lokal.
Area ini juga terhubung langsung dengan jalur tram sehingga sangat mudah diakses dari berbagai sudut kota. Tidak jauh dari sini terdapat Avenue Jean Médecin yang dikenal sebagai kawasan belanja utama di Nice.
Pada malam hari, Place Masséna terlihat semakin hidup berkat pencahayaan artistik dan instalasi seni “Conversation à Nice” karya Jaume Plensa.
Tujuh patung tinggi yang menyala dengan warna berbeda membuat suasana alun-alun terasa modern sekaligus estetik.
5. Cours Saleya Market

Cours Saleya adalah pasar terbuka paling hidup di kawasan Kota Tua Nice. Pasar ini dikenal dengan kanopi bergaris khas yang menaungi deretan lapak, menciptakan suasana semarak sekaligus ikonik bagi para pengunjung.
Di sini kamu bisa menemukan area pasar bunga (Marché aux Fleurs) yang dipenuhi bunga segar berwarna-warni, serta pasar buah dan sayur lokal yang buka pada pagi hari dari Selasa hingga Minggu. Suasananya ramai tetapi tetap nyaman untuk berjalan santai sambil melihat berbagai produk segar.
Baca Juga: 9 Tempat Wisata di Lyon Prancis yang Paling Populer dan Instagramable
Cours Saleya juga menjadi tempat yang tepat untuk mencari produk khas Provence seperti herbes de Provence, sabun lavender, buah kering, hingga minyak zaitun berkualitas tinggi.
Menariknya, setiap hari Senin suasana pasar berubah menjadi flea market yang menjual barang antik, perhiasan vintage, dan berbagai barang unik dengan nuansa klasik.
6. Cathédrale Sainte-Réparate
Terletak di Place Rossetti, Cathédrale Sainte-Réparate adalah katedral Katolik Roma bergaya Barok yang berada di jantung kawasan Vieux Nice. Dibangun pada abad ke-17, katedral ini didedikasikan untuk Santa Réparate yang menjadi pelindung kota Nice.
Bangunan ini memiliki fasad bergaya Barok yang elegan dengan detail arsitektur yang khas. Salah satu ciri paling mencolok adalah kubahnya yang dihiasi ubin keramik berwarna-warni dan menjadi salah satu ikon visual Kota Tua.
Di bagian dalam, katedral ini terasa megah dengan ornamen klasik, sepuluh kapel kecil, serta tiga organ pipa yang masih digunakan untuk upacara keagamaan.
Altar utamanya juga menyimpan relik suci Santa Réparate yang menambah nilai sejarah dan spiritual bangunan ini.
7. Musée National Marc Chagall
Musée National Marc Chagall adalah museum seni nasional Prancis yang terletak di kawasan Cimiez, perbukitan Nice.
Museum ini memiliki keunikan karena dirancang langsung dengan keterlibatan Marc Chagall bersama arsitek André Hermant agar ruang pamer selaras dengan karya yang ditampilkan.
Daya tarik utamanya adalah seri 17 lukisan besar yang menggambarkan kisah dari Kitab Kejadian, Kitab Keluaran, dan Kidung Agung. Karya-karya ini dikenal dengan warna-warna cerah serta nuansa spiritual yang kuat khas Chagall.
Selain lukisan, kamu juga bisa melihat aula konser dengan jendela kaca patri berwarna biru yang memukau. Di bagian luar, terdapat mosaik besar yang menghadap ke kolam refleksi, menambah kesan artistik pada area museum.
Lingkungan sekitarnya juga asri karena dikelilingi taman dengan pohon zaitun, cemara, serta bunga berwarna lembut.
Suasananya terasa damai dan jauh dari keramaian pusat kota, cocok untuk menikmati seni dengan lebih fokus.
Penutup
Itulah berbagai tempat wisata di Nice Prancis yang bisa kamu jelajahi saat berkunjung ke kota cantik di French Riviera ini. Mulai dari landmark ikonik hingga sudut kota yang penuh sejarah, semuanya menawarkan pengalaman yang berkesan.
Jika ingin perjalanan yang lebih mudah, nyaman, dan terencana tanpa repot mengatur itinerary sendiri, kamu bisa menggunakan layanan Private Tour dari Ayogogo untuk pengalaman liburan yang lebih fleksibel dan eksklusif.
Yuk, wujudkan liburan impian ke Nice Prancis sekarang dan nikmati setiap momennya dengan lebih santai.