Jungfraujoch Swiss: Daya Tarik, Cara Menuju, dan Tips Berkunjung 

Bagikan artikel ini

Daftar isi

Jungfraujoch Swiss atau Top of Europe

Daftar isi

Pernah menonton drama Korea Crash Landing on You? Salah satu lokasi syuting yang mencuri perhatian dalam drama tersebut adalah Jungfraujoch, destinasi wisata ikonik di Swiss yang dijuluki sebagai “Top of Europe” atau Puncak Eropa.

Tempat ini menawarkan panorama pegunungan Alpen yang diselimuti salju abadi, gletser megah, serta pemandangan alam yang memukau dari ketinggian.

Jika berencana mengunjungi Jungfraujoch, pastikan kamu sudah mengurus visa turis Swiss agar perjalanan berjalan lebih lancar.

Lalu, apa saja daya tarik yang membuat Jungfraujoch begitu istimewa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengenal Jungfraujoch, Puncak Eropa yang Ikonik 

Plateau di Jungfraujoch

Jungfraujoch adalah destinasi wisata terkenal di Swiss yang berada pada ketinggian sekitar 3.454 meter di atas permukaan laut.

Lokasinya berada di antara puncak Jungfrau dan Mönch, dua gunung ikonik yang termasuk dalam jajaran Pegunungan Alpen Swiss.

Berbeda dengan yang banyak orang kira, Jungfraujoch bukanlah sebuah gunung. Tempat ini merupakan celah gunung (col) yang menghubungkan kedua puncak tersebut.

Berkat letaknya yang sangat tinggi, Jungfraujoch dijuluki Top of Europe atau Puncak Eropa.

Baca Juga: Dari Zytglogge hingga Rosengarten: 9 Tempat Wisata di Bern Swiss yang Ikonik

Wisatawan yang berkunjung dapat menikmati pemandangan pegunungan bersalju, gletser yang membentang luas, serta udara pegunungan yang sejuk sepanjang tahun.

Jungfraujoch juga dikenal sebagai lokasi stasiun kereta api tertinggi di Eropa yang menjadi salah satu keajaiban teknik transportasi Swiss.

Keistimewaan lainnya, kawasan Jungfraujoch termasuk dalam wilayah Jungfrau-Aletsch yang telah diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia karena lanskap alamnya yang spektakuler dan nilai ilmiahnya yang tinggi.

Daya Tarik Jungfraujoch yang Wajib Kamu Jelajahi

1. Menikmati Panorama Alpen dari Sphinx Observatory

Sphinx Observatory di Jungfraujoch Swiss

Salah satu spot paling populer di Jungfraujoch adalah Sphinx Observatory  di ketinggian sekitar 3.571 meter. Untuk mencapainya, kamu dapat menggunakan lift cepat yang tersedia di kawasan ini.

Dari dek observasi luar ruangannya, kamu bisa menikmati panorama 360 derajat Pegunungan Alpen yang membentang luas sejauh mata memandang. Saat cuaca cerah, hamparan salju putih berpadu dengan langit biru menciptakan lanskap yang memukau.

Dari sini, kamu juga dapat melihat Gletser Aletsch, gletser terpanjang di Alpen yang menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO. 

Bahkan pada hari yang sangat cerah, garis cakrawala hingga kawasan Black Forest di Jerman dapat terlihat dari kejauhan.

2. Menjelajahi Ice Palace

Ice Palace

Ice Palace atau Istana Es adalah lorong bawah tanah yang dipahat langsung di dalam gletser Jungfraujoch. Tempat ini menawarkan pengalaman unik seolah memasuki dunia yang seluruhnya terbuat dari es.

Saat menjelajahinya, kamu akan menemukan lantai es yang berkilau serta berbagai patung dan ukiran es dengan detail yang mengagumkan. Beragam karya seni tersebut menjadi salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto dan mengabadikan momen.

Karena suhu di dalam Ice Palace berada di bawah titik beku, jangan lupa mengenakan jaket, sarung tangan, dan pakaian hangat lainnya agar kunjungan tetap nyaman.

3. Bermain Salju di Snow Fun Park

Bagi kamu yang ingin mencoba berbagai aktivitas seru di atas salju, Snow Fun Park bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Area luar ruangan yang beroperasi selama musim panas ini memungkinkan pengunjung menikmati sensasi bermain di hamparan salju abadi yang menjadi ciri khas Jungfraujoch.

Di sini, kamu dapat mencoba berbagai aktivitas menarik seperti snow tubing, ski, snowboarding, hingga zipline yang melintasi area bersalju. 

Namun, perlu diketahui bahwa operasional beberapa aktivitas di Snow Fun Park bergantung pada kondisi cuaca dan ketebalan salju. 

Karena itu, sebaiknya cek informasi terbaru sebelum berkunjung agar bisa menikmati seluruh wahana yang tersedia.

4. Mengunjungi Alpine Sensation

Alpine Sensation adalah atraksi multimedia yang mengajak pengunjung mengenal sejarah pembangunan jalur kereta menuju Jungfraujoch. 

Terowongan sepanjang sekitar 250 meter ini dirancang sebagai penghormatan kepada para pekerja yang terlibat dalam pembangunan jalur kereta Jungfrau pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Saat menyusuri area ini, kamu akan menemukan instalasi seni, efek cahaya, serta tampilan audio visual yang menceritakan perjuangan para pekerja dalam menembus pegunungan Alpen. 

Suasana yang dihadirkan membuat pengalaman berkunjung tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menambah wawasan tentang sejarah salah satu proyek teknik paling ambisius di Swiss.

Selain menjadi sarana edukasi, Alpine Sensation juga menawarkan beberapa spot menarik untuk berfoto sebelum melanjutkan perjalanan ke area observasi atau Ice Palace.

Cara Menuju Jungfraujoch

Sebagian besar wisatawan memulai perjalanan dari Interlaken Ost, stasiun utama yang menjadi gerbang menuju kawasan Jungfrau. Dari sini, kamu dapat naik kereta menuju Grindelwald atau Lauterbrunnen sebelum melanjutkan perjalanan ke Jungfraujoch.

Kereta api di Jungfraujoch

Rute Tercepat melalui Grindelwald

Jika ingin sampai lebih cepat, pilih rute melalui Grindelwald Terminal. Dari Interlaken Ost, perjalanan kereta menuju Grindelwald Terminal memakan waktu sekitar 30 menit. 

Setelah itu, kamu dapat melanjutkan perjalanan menggunakan gondola Eiger Express selama sekitar 15 menit menuju Eigergletscher.

Dari Eigergletscher, perjalanan diteruskan dengan kereta Jungfraubahn yang membawa penumpang langsung ke Jungfraujoch dalam waktu sekitar 26 menit. Secara keseluruhan, rute ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit.

Baca Juga: Trip ke Zurich? Jangan Lewatkan 10 Tempat Wisata di Zurich Swiss Ini!

Rute Klasik melalui Lauterbrunnen

Alternatif lainnya adalah menggunakan jalur kereta klasik melalui Lauterbrunnen.

Dari Interlaken Ost, kamu dapat naik kereta menuju Lauterbrunnen, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kleine Scheidegg sebelum berganti ke kereta Jungfraubahn menuju Jungfraujoch.

Rute ini biasanya memakan waktu sekitar 2 jam, tetapi menawarkan pemandangan desa-desa Alpen, padang rumput hijau, dan pegunungan Swiss yang indah sepanjang perjalanan.

Tips Berkunjung ke Jungfraujoch Swiss

  • Datang pada pagi hari untuk mendapatkan cuaca yang lebih cerah, jarak pandang yang lebih baik, dan suasana yang belum terlalu ramai.
  • Gunakan pakaian hangat berlapis, seperti jaket tebal, syal, sarung tangan, dan penutup kepala karena suhu di Jungfraujoch dapat sangat dingin sepanjang tahun.
  • Jangan lupa membawa kacamata hitam dan sunscreen. Pantulan sinar matahari dari hamparan salju dapat terasa cukup menyilaukan, bahkan saat cuaca dingin.
  • Kenakan sepatu yang nyaman dan memiliki sol anti selip, terutama jika berencana berjalan di area bersalju atau mengunjungi Snow Fun Park.
  • Siapkan diri menghadapi efek ketinggian dengan beristirahat yang cukup, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan menghindari aktivitas fisik yang terlalu berat sesaat setelah tiba.
  • Bawa botol minum dan camilan ringan untuk menjaga energi selama menjelajahi berbagai atraksi di Jungfraujoch.
  • Periksa prakiraan cuaca dan live webcam Jungfraujoch sebelum berangkat agar kamu dapat memperkirakan kondisi pemandangan di puncak.
  • Pesan tiket lebih awal, terutama saat musim panas dan musim liburan, karena Jungfraujoch merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Swiss.
  • Pastikan baterai ponsel atau kamera terisi penuh untuk mengabadikan panorama Pegunungan Alpen, Gletser Aletsch, dan berbagai spot ikonik lainnya.
  • Sediakan waktu setidaknya 4–6 jam agar kamu bisa menikmati seluruh atraksi tanpa terburu-buru.
  • Jika ingin perjalanan yang lebih praktis, pertimbangkan menggunakan Private Tour Swiss dari Ayogogo sehingga kamu tidak perlu repot mengatur itinerary, transportasi, maupun tiket perjalanan menuju Jungfraujoch.

Penutup

Jungfraujoch merupakan salah satu destinasi wisata paling ikonik di Swiss yang menawarkan panorama Pegunungan Alpen, hamparan gletser abadi, serta berbagai atraksi menarik seperti Sphinx Observatory, Ice Palace, dan Alpine Sensation.

Dengan keindahan alam dan pengalaman unik yang ditawarkannya, tidak heran jika Jungfraujoch menjadi salah satu destinasi yang wajib masuk bucket list saat berlibur ke Swiss.

Agar perjalanan ke Jungfraujoch berjalan lancar, pastikan seluruh persiapan dilakukan dengan matang, mulai dari pengurusan visa, penyusunan itinerary, hingga pemesanan transportasi dan tiket atraksi.

Jika membutuhkan bantuan dalam merencanakan perjalanan, Ayogogo menyediakan layanan pengurusan visa dan Private Tour Swiss yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan liburanmu.

Menulis, meriset, dan menginspirasi. Words that work, stories that stick!

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jadi yang pertama dapat info promo dan update

Bagikan artikel ini

Langganan Buletin Kami

Dapatkan info terbaru & promo spesial langsung ke email kamu!

Email Subscription Form