Panduan Honeymoon ke Korea Selatan, Destinasi Romantis dan Musim Terbaik 

Bagikan artikel ini

Daftar isi

Pasangan yang tengah honeymoon ke Korea Selatan

Daftar isi

Private Tour dari Ayogogo bisa jadi pilihan untuk mewujudkan honeymoon impianmu, baik ke destinasi dalam negeri maupun mancanegara.

Salah satu tujuan favorit untuk bulan madu adalah Korea Selatan, atau yang dikenal sebagai Negeri Ginseng. Mulai dari suasana kota yang romantis, alam yang memesona, sampai spot-spot ala drama Korea, semuanya cocok untuk quality time bersama pasangan.

Lalu, honeymoon ke Korea Selatan wajib ke mana saja? Kapan waktu terbaik untuk berangkat? Yuk, simak rekomendasinya berikut ini.

6 Destinasi Honeymoon di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi Pasangan

1. Pulau Jeju

Pulau Jeju, destinasi paling ikonik untuk honeymoon ke Korea Selatan

Pulau Jeju adalah destinasi paling ikonik untuk honeymoon ke Korea Selatan, terutama bagi pasangan yang menginginkan suasana romantis dengan pemandangan alam yang memukau. Bahkan, pulau ini kerap dijuluki sebagai Hawaii of Korea.

Di sini, kamu bisa mengunjungi Seopjikoji, kawasan pesisir dengan hamparan padang rumput hijau dan laut biru yang indah.

Jangan lewatkan juga momen matahari terbit di Seongsan Ilchulbong, salah satu landmark terkenal di Jeju, atau berjalan santai di Hyeopjae Beach yang berpasir putih.

Untuk pecinta alam, Jeju juga punya air terjun cantik seperti Jeongbang dan Cheonjiyeon. Kamu juga bisa menjelajahi Manjanggul Lava Tube, terowongan lava alami sepanjang 13 kilometer yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.

Baca Juga: Main ke Lotte World Seoul, Destinasi Favorit Musim Panas di Korea Selatan

Jika berkunjung saat musim semi, hamparan bunga dan cherry blossom membuat suasana honeymoon terasa makin syahdu.

Pulau ini juga menawarkan banyak resort dengan ocean view yang cocok untuk pasangan yang menginginkan pengalaman lebih privat.

Untuk pengalaman yang lebih mewah, kamu dan pasangan juga bisa menikmati spa tradisional dengan bahan lokal khas Jeju, seperti jeruk Jeju dan teh hijau Osulloc.

2. Pulau Nami

Musim gugur di Pulau Nami

Pulau Nami atau Namiseom adalah destinasi romantis yang terkenal hingga ke seluruh dunia, terutama sejak muncul dalam drama Korea legendaris Winter Sonata.

Pulau berbentuk setengah bulan ini terletak di tengah Danau Cheongpyeong, sekitar 60 kilometer dari Seoul. Untuk sampai ke sini, kamu bisa naik feri atau mencoba zipline untuk pengalaman yang lebih seru.

Daya tarik utamanya adalah deretan pohon metasequoia dan ginkgo yang membentuk terowongan alami yang ikonik. 

Saat musim gugur tiba, dedaunan berubah menjadi gradasi merah, oranye, dan kuning yang memesona. Sementara di musim dingin, salju yang menyelimuti pepohonan menciptakan suasana bak negeri dongeng yang sangat romantis.

Karena pulau ini bebas kendaraan bermotor, kamu dan pasangan bisa berjalan santai atau menyewa sepeda tandem untuk berkeliling menikmati suasana. Banyak sudut di sini terasa seperti adegan drama Korea, membuat momen berdua terasa makin berkesan.

Selain panorama alamnya, terdapat juga instalasi seni, restoran lokal, hingga akomodasi butik bagi pasangan yang ingin menginap dan menikmati suasana malam yang tenang dan intim.

Menariknya, Pulau Nami juga mudah dikombinasikan dengan kunjungan ke Petite France dan Garden of Morning Calm dalam satu rangkaian perjalanan.

3. Bukchon Hanok Village

Bukchon Hanok Village, kawasan bersejarah di antara istana Gyeongbokgung dan Changdeokgung

Ingin merasakan suasana Korea zaman dulu bersama pasangan? Bukchon Hanok Village adalah tempat yang wajib masuk itinerary.

Kawasan bersejarah ini terletak di jantung Seoul, di antara dua istana megah, Gyeongbokgung dan Changdeokgung. 

Nama “Bukchon” sendiri berarti “desa utara”, dan area ini menjadi salah satu dari sedikit tempat di Seoul di mana ratusan rumah hanok tradisional masih berdiri kokoh dan tetap dihuni.

Lorong-lorong sempit berbatu dengan tembok tanah liat dan atap hanok yang melengkung menghadirkan suasana romantis yang berbeda. Banyak pasangan memilih menyewa hanbok untuk berfoto sambil menikmati nuansa Seoul tempo dulu.

Pagi hari menjadi waktu terbaik untuk berkunjung karena suasana masih tenang, sementara cahaya matahari pagi membuat pemandangan atap-atap hanok terlihat semakin menawan. Momen berjalan berdua di kawasan ini terasa sederhana, tetapi justru berkesan.

Selain menikmati suasananya, kamu dan pasangan juga bisa mampir ke galeri seni kecil, toko kerajinan tangan, atau kedai teh tradisional yang tersebar di kawasan ini untuk bersantai sambil menikmati sisi klasik Seoul.

4. Namsan Seoul Tower

Kawasan Namsan Seoul Tower di malam hari

Namsan Seoul Tower atau N Seoul Tower adalah landmark paling ikonik di Seoul yang telah lama menjadi simbol romantisme kota ini. Tak heran, tempat ini sering masuk daftar wajib saat honeymoon ke Korea Selatan.

Berdiri di puncak Gunung Namsan, menara ini bisa dicapai dengan naik cable car yang menawarkan pemandangan indah sepanjang perjalanan.

Di area sekitar menara terdapat Padlock of Love atau Gembok Cinta, tempat pasangan dari seluruh dunia memasang gembok bertuliskan nama mereka sebagai simbol keabadian cinta.

Dari dek observasi, kamu dan pasangan bisa menikmati panorama 360 derajat kota Seoul, mulai dari gedung-gedung pencakar langit modern hingga aliran Sungai Han di kejauhan.

Waktu terbaik berkunjung adalah saat matahari terbenam, ketika langit berubah menjadi gradasi merah dan oranye sebelum lampu kota mulai menyala satu per satu. Momen ini sering jadi favorit pasangan untuk menciptakan kenangan romantis bersama.

Untuk pengalaman yang lebih spesial, terdapat restoran fine dining N Grill yang berputar 360 derajat dan menawarkan pengalaman makan malam romantis di ketinggian. 

Sementara itu, kawasan Namsan Park di sekitar menara juga nyaman untuk berjalan santai berdua sambil menikmati suasana Seoul.

5. Busan

Aerial view kota Busan dan Gwangan Bridge di malam hari

Jika kamu dan pasangan menyukai kombinasi pantai, city escape, dan suasana romantis, Busan bisa jadi pilihan menarik untuk bulan madu. 

Sebagai kota terbesar kedua di Korea Selatan sekaligus kota pelabuhan utamanya, Busan menawarkan nuansa yang berbeda dari Seoul, lebih santai, berwarna, dan dekat dengan alam.

Salah satu daya tarik utamanya adalah Haeundae Beach, pantai ikonik dengan hamparan pasir luas, deretan restoran tepi laut, dan hotel-hotel mewah dengan pemandangan samudra.

Untuk menikmati suasana malam yang romantis, Gwangalli Beach juga tak kalah memikat, terutama dengan panorama Gwangan Bridge yang menyala indah setelah matahari terbenam.

Selain itu, kamu pun bisa mengunjungi Haedong Yonggungsa, kuil Buddha yang berdiri di atas tebing menghadap Laut Timur. Pemandangannya sangat dramatis dan menjadi salah satu spot paling berkesan bagi banyak pasangan.

Busan juga punya Gamcheon Culture Village, kawasan penuh rumah warna-warni di lereng bukit yang kerap dijuluki “Santorini-nya Korea”. Tempat ini cocok untuk berjalan santai, berburu foto, sekaligus menikmati sisi artistik kota.

Bagi pecinta kuliner, Jagalchi Market menawarkan pengalaman menikmati seafood segar langsung dari pasar ikan terbesar di Korea. Menjelajahi pasar ini bersama pasangan bisa menjadi pengalaman kuliner yang seru sekaligus berkesan.. 

6. Gyeongju

Donggung Palace saat sunset

Gyeongju menawarkan sisi romantis yang lebih tenang dan sarat nilai budaya. Kota ini bahkan dijuluki “Museum Tanpa Atap” karena begitu banyak peninggalan bersejarah dari Kerajaan Silla yang tersebar di seluruh penjuru kota.

Salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah Donggung Palace dan Wolji Pond, kompleks istana kuno dengan kolam yang terlihat sangat menawan saat malam hari.

Cahaya lampu yang memantul di permukaan air menciptakan suasana tenang dan romantis, cocok untuk menikmati waktu berdua sambil mengagumi jejak sejarah Korea.

Kota ini juga memiliki Tumuli Park, taman berisi makam-makam raja Silla berbentuk gundukan besar yang menghadirkan pemandangan unik dan terasa sinematik. Berjalan santai di area ini memberi pengalaman yang berbeda dibanding destinasi romantis lainnya di Korea Selatan.

Tak jauh dari sana, ada Kuil Bulguksa yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO. Dikelilingi hutan pinus dan lanskap yang indah sepanjang musim, kuil ini menawarkan suasana yang syahdu dan menenangkan.

Baca Juga: 7 Taman Indah di Sepanjang Sungai Han, Seoul untuk Bersantai

Kamu dan pasangan juga bisa menginap di hanok guesthouse tradisional untuk merasakan nuansa Korea kuno yang damai dan autentik.

Menariknya, Gyeongju juga mudah dikombinasikan dengan perjalanan ke Busan yang hanya sekitar 40 menit menggunakan kereta cepat.

Waktu Terbaik Honeymoon ke Korea Selatan

Memilih waktu keberangkatan sangat menentukan mood perjalanan romantis bersama pasangan Setiap musim di Korea menawarkan pesona yang berbeda, namun berikut adalah waktu paling favorit untuk para pengantin baru:

1. Musim Semi (Maret – Mei), Musim Paling Romantis

Bunga sakura di Jinhae

Musim semi sering dianggap sebagai waktu terbaik untuk honeymoon ke Korea Selatan karena cuacanya nyaman dan sejuk, dengan suhu berkisar antara 5°C hingga 24°C. 

Langit biasanya cerah, udara terasa segar, dan angin sepoi-sepoi membuat perjalanan berdua semakin menyenangkan. 

Maret masih cukup dingin, April menjadi periode favorit banyak pasangan, sementara Mei mulai lebih hangat namun tetap nyaman untuk bepergian.

Beberapa pengalaman menarik yang bisa dinikmati saat musim semi antara lain mengunjungi Festival Sakura Jinhae, berjalan di bawah cherry blossom di Yeouido Seoul, mengenakan hanbok sambil berfoto di Bukchon Hanok Village, atau menikmati taman bunga yang indah di Garden of Morning Calm.

2. Musim Panas (Juni – Agustus), Cocok untuk Pecinta Pantai dan Festival

Pantai Haeundae, tempat terbaik untuk honeymoon ke Korea Selatan saat musim panas

Meski udaranya cenderung panas dan lembap, musim panas tetap menarik bagi pasangan yang ingin mengeksplorasi keindahan pesisir seperti Busan atau Pulau Jeju.

Pada musim ini, banyak aktivitas seru berlangsung, mulai dari beach hopping, festival musik outdoor, hingga berbagai olahraga air. Suasananya lebih hidup dan cocok untuk pasangan yang menyukai liburan aktif serta penuh pengalaman baru.

Namun, musim panas di Korea Selatan juga punya tantangan tersendiri. Suhu bisa mencapai 35°C dengan kelembaban tinggi, sehingga aktivitas luar ruangan kadang terasa cukup melelahkan. 

Selain itu, musim hujan monsun atau jangma biasanya berlangsung dari pertengahan Juni hingga pertengahan Juli, jadi ada baiknya mengecek waktu perjalanan agar itinerary tetap nyaman.

Meski begitu, musim ini tetap menawarkan banyak pengalaman menarik, seperti bersantai di Pantai Haeundae, menikmati suasana meriah Festival Lumpur Boryeong pada Juli, bermain di water park seperti Everland, hingga mencicipi seafood segar di Jagalchi Market. 

Untuk malam yang lebih romantis, menikmati city lights dari rooftop bar di Seoul juga bisa jadi pengalaman yang berkesan bersama pasangan.

3. Musim Gugur (September – November), Suasana Syahdu dan Estetik

Musim gugur, salah satu waktu terbaik untuk honeymoon ke Korea Selatan

Jika musim semi terkenal karena bunga-bunganya, musim gugur punya pesona romantis yang tak kalah memikat. 

Bahkan, banyak pasangan menganggap musim ini sebagai waktu terbaik untuk bulan madu karena suasananya syahdu, estetik, dan nyaman untuk traveling.

September biasanya masih hangat dan cerah. Oktober menjadi puncak musim gugur ketika dedaunan merah, oranye, dan kuning menghiasi pegunungan, taman, hingga kawasan kota. Sementara awal November masih menawarkan panorama yang cantik, sebelum udara mulai terasa lebih dingin.

Daya tarik utama musim ini tentu perubahan warna daun maple dan ginkgo yang menciptakan pemandangan sangat puitis. 

Pulau Nami saat musim gugur selalu jadi favorit pasangan, begitu juga kawasan istana di Seoul, jalanan ginkgo boulevard, hingga Gyeongju yang terlihat semakin menawan di bulan Oktober.

Langit yang biru bersih dan udara yang segar juga membuat aktivitas berjalan kaki terasa sangat nyaman.

Beberapa pengalaman yang sayang dilewatkan antara lain menikmati foliage di Seoraksan, berjalan romantis di Nami Island, menikmati suasana malam di Donggung Palace dan Wolji Pond, atau mengenakan hanbok di Bukchon dengan latar warna musim gugur yang menawan.

4. Musim Dingin (Desember – Februari), White Honeymoon yang Magis

Suasana musim dingin di Korea Selatan

Jika kamu memimpikan white honeymoon ala drama Korea, musim dingin bisa jadi pilihan yang menarik. Musim ini menawarkan suasana yang berbeda, dengan salju putih, udara dingin, dan nuansa romantis yang terasa begitu magis.

Januari hingga Februari biasanya menjadi periode terdingin, dengan suhu di Seoul bisa turun hingga -10°C. Sementara itu, Desember menjadi waktu yang meriah berkat dekorasi Natal dan iluminasi musim dingin yang menghiasi banyak sudut kota.

Salju yang turun membuat banyak destinasi terlihat semakin menawan, terutama di Nami Island, Bukchon Hanok Village, dan kawasan pegunungan. 

Jika ingin pengalaman yang lebih seru, kamu dan pasangan bisa mencoba bermain ski di Yongpyong atau Bears Town, menikmati Festival Es Hwacheon pada Januari, atau ice skating di COEX dan Lotte World.

Musim dingin juga identik dengan pengalaman romantis yang sulit didapat di musim lain. Berjalan di bawah lampu Natal Myeongdong, menikmati salju bersama, lalu menghangatkan diri di jjimjilbang atau berendam di hot spring bisa menjadi momen manis selama perjalanan berdua.

Penutup

Honeymoon ke Korea Selatan menawarkan banyak pengalaman romantis, mulai dari menikmati alam Jeju, berjalan berdua di Pulau Nami, hingga melihat city lights Seoul dari Namsan Tower.

Ditambah pilihan musim yang berbeda-beda, kamu bisa menyesuaikan momen bulan madu sesuai suasana yang diimpikan.

Kalau ingin perjalanan lebih seru dan bebas repot, Private Tour dari Ayogogo bisa jadi pilihan untuk merencanakan honeymoon impian. 

Kamu dan pasangan dapat menikmati jadwal yang lebih fleksibel, privasi yang terjaga, serta perjalanan yang lebih nyaman tanpa harus pusing memikirkan logistik. 

Yuk, wujudkan liburan romantis ke Korea Selatan dengan itinerary yang lebih praktis dan personal bersama Ayogogo.

Kategori:
Menulis, meriset, dan menginspirasi. Words that work, stories that stick!

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jadi yang pertama dapat info promo dan update

Bagikan artikel ini

Langganan Buletin Kami

Dapatkan info terbaru & promo spesial langsung ke email kamu!

Email Subscription Form